Senin, 25 Mei 2009

23.48

Blogger's litle tool

Setelah ditunggu-tunggu, akhirnya Windows 7 yang saat ini sangat hangat dibicarakan, bisa kita download dalam versi beta-nya. Banyak sekali orang yang men-download software ini, bahkan diberitakan kalau server untuk download Windows 7 sempat ‘karam’, tapi sekarang sudah up kembali.

Gak usah basa basi, langsung sikat aja link download-nya di bawah ini.

Konfigurasi Keamanan jaringan Wireless

02.15

Konfigurasi keamanan jaringan wireless

Pada Mikrotik, cara paling mudah untuk menjaga keamanan jaringan adalah dengan mendaftarkan mac-address wireless pasangan pada access list. Hal ini harus dilakukan pada sisi access point maupun pada sisi client. Jika penginputan access-list telah dilakukan, maka matikanlah fitur default authenticated pada wireless, maka wireless lain yang mac addressnya tidak terdaftar tidak akan bisa terkoneksi ke jaringan kita.

Jika kita menginginkan fitur keamanan yang lebih baik, kita juga bisa menggunakan enkripsi baik WEP maupun WPA.

Artikel

Wireless LAN FAQ

Di manakah sebaiknya saya menempatkan Base Station?
Base station biasanya diletakkan di tempat yang tinggi, yang memungkinkan dapat terjangkau dari pelanggan. Bisa berupa rooftop dari gedung tinggi, ataupun tower.
Perangkat apa saja yang dibutuhkan di Base Station?
Pada dasarnya, perangkat wireless di base station di bagi dua, yaitu perangkat point to point sebagai backhaul, dan perangkat lainnya untuk melayani pelanggan. Perangkat backhaul tidak dibutuhkan jika Anda memiliki akses internet ke BTS via kabel ataupun media lain. Untuk access pointnya sendiri, biasanya menggunakan antenna yang dapat melayani area yang cukup lebar. Bisa berupa omnidirectional antenna, ataupun antenna sectoral. Omnidirectional antenna dapat menjangkau 360 derajat, sedangkan antenna sectoral hanya dapat menjangkau 90 hingga 120 derajat, sehingga dibutuhkan 3 hingga 4 antenna, termasuk juga access pointnya.
Berapa client yang dapat terkoneksi ke base station?
Secara teori, perangkat wireless Mikrotik dapat melayani 2007 client. Namun, bagaimanapun juga, performance nya tergantung pada kehandalan sistem dan kondisi sekitar. Jumlah ini sangat regantung pada penggunaan setiap client, dan berapa jumlah komputer yang terkoneksi di belakang sebuah AP Client. Jumlah yang pernah dicapai pada penggunaan normal adalah 100 client.
Berapakah jarak terjauh antara BTS dan lokasi client?
Jarak terjauh akan tergantung pada daya antena, loss pada kabel antenna, kekuatan pancar radio, sensifitas radio, dan tingkat inteferensi dari radio lain yang menggunakan frekuensi yang sama.
Dengan frekuensi 2,4 GHz, biasanya jarak terjauh yang bisa dicapai adalah 12 kilometer, sedangkan dengan frekuensi 5 GHz, dengan menggunakan antenna solid disc 30db, bisa dicapai jarak 28 km. Lebar bandwidth yang bisa dicapai adalah sekitar 10 mbps dengan uji coba bandwidth test.
Dapatkah saya menggunakan amplifier untuk memperjauh jangkauan ?
Secara teknis, bisa. Namun, perhatikan regulasi yang berlaku. Penggunaan amplifier dapat digunakan untuk mengkompensasikan loss yang terjadi akibat penggunaan kabel antenna yang panjang.
Apakah antara BTS dan client harus benar-benar bebas halangan (Line of sight) ?
Ya. Kondisi line of sight mutlak dibutuhkan. Juga perhatikan freznel zone yang dibutuhkan.
Apakah yang dimaksud dengan fresnel zone?
Freznel Zone adalah area di sekitar garis lurus antar alat yang digunakan untuk rambatan gelombang. Area ini juga harus bebas dari gangguan, atau kekuatan signal akan menurun. Sebagai contoh, pada link berjarak 16 km, dengan frekuensi 5,8 GHz, besarnya lingkaran freznel zone di tengah-tengah kedua alat adalah lingkaran dengan radius 8,7 meter, dan 13,6 meter untuk frekuensi 2,4 GHz.


Dapatkah saya melakukan bridge saat menggunakan produk wireless Mikrotik?
Ya. Jika Anda menggunakan Access Point Mikrotik dan client merk lainnya, yang perlu Anda lakukan adalah memasukkan interface wlan pada mikrotik ke interface bridge, demikian juga dengan ethernetnya. Sedangkan bila menggunakan wireless client Mikrotik, Anda bisa melakukan bridge dengan menggunakan teknik EoIP atau menggunakan WDS Wireless. Simak manual penggunaan untuk lebih jelasnya.

a

01.51

Aboute Mikrotik

Setup Mikrotik sebagai Gateway server



MikroTik RouterOS™, merupakan system operasi Linux base yang diperuntukkan sebagai

network router. Didesain untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. Administrasinya bisa

dilakukan melalui Windows application (WinBox). Selain itu instalasi dapat dilakukan pada

Standard computer PC. PC yang akan dijadikan router mikrotikpun tidak memerlukan resource

yang cukup besar untuk penggunaan standard, misalnya hanya sebagai gateway. Untuk

keperluan beban yang besar ( network yang kompleks, routing yang rumit dll) disarankan untuk

mempertimbangkan pemilihan resource PC yang memadai.

Fasilitas pada mikrotik antara lain sebagai berikut :

- Protokoll routing RIP, OSPF, BGP.

- Statefull firewall

- HotSpot for Plug-and-Play access

- remote winbox GUI admin

Lebih lengkap bisa dilihat di www.mikrotik.com.

Meskipun demikian Mikrotik bukanlah free software, artinya kita harus membeli licensi terhadap

segala fasiltas yang disediakan. Free trial hanya untuk 24 jam saja. Kita bisa membeli software

mikrotik dalam bentuk CD yang diinstall pada Hard disk atau disk on module (DOM). Jika kita

membeli DOM tidak perlu install tetapi tinggal menancapkan DOM pada slot IDE PC kita.

Langkah-langkah berikut adalah dasar-dasar setup mikrotik yang dikonfigurasikan untuk jaringan

sederhana sebagai gateway server.

1. Langkah pertama adalah install Mikrotik RouterOS pada PC atau pasang DOM.

2. Login Pada Mikrotik Routers melalui console :MikroTik v2.9.7

Login: admin

Password:

Sampai langkah ini kita sudah bisa masuk pada mesin Mikrotik. User default adalah admin

dan tanpa password, tinggal ketik admin kemudian tekan tombol enter.

3. Untuk keamanan ganti password default

[admin@Mikrotik] > password

old password: *****

new password: *****

retype new password: *****

[admin@ Mikrotik]] >

4. Mengganti nama Mikrotik Router, pada langkah ini nama server akan diganti menjadi “Waton”

[admin@Mikrotik] > system identity set name=Waton

[admin@Waton] >

5. Melihat interface pada Mikrotik Router

[admin@Mikrotik] > interface print

Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running

# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU

0 R ether1 ether 0 0 1500

1 R ether2 ether 0 0 1500

[admin@Mikrotik] >

6. Memberikan IP address pada interface Mikrotik. Misalkan ether1 akan kita gunakan untuk

koneksi ke Internet dengan IP 192.168.0.1 dan ether2 akan kita gunakan untuk network local

kita dengan IP 172.16.0.1

[admin@Waton] > ip address add address=192.168.0.1

netmask=255.255.255.0 interfac

e=ether1

[admin@Waton] > ip address add address=172.16.0.1

netmask=255.255.255.0 interfac

e=ether2

7. Melihat konfigurasi IP address yang sudah kita berikan

[admin@Waton] >ip address print

Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic

# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE

0 192.168.0.1/24 192.168.0.0 192.168.0.63 ether1

1 172.16.0.1/24 172.16.0.0 172.16.0.255 ether2

[admin@Waton] >

8. Memberikan default Gateway, diasumsikan gateway untuk koneksi internet adalah

192.168.0.254

[admin@Waton] > /ip route add gateway=192.168.0.254

9. Melihat Tabel routing pada Mikrotik Routers

[admin@Waton] > ip route print

Flags: X - disabled, A - active, D - dynamic,

C - connect, S - static, r - rip, b - bgp, o - ospf

# DST-ADDRESS PREFSRC G GATEWAY DISTANCE INTERFACE

0 ADC 172.16.0.0/24 172.16.0.1 ether2

1 ADC 192.168.0.0/26 192.168.0.1 ether1

2 A S 0.0.0.0/0 r 192.168.0.254 ether1

[admin@Waton] >

10. Tes Ping ke Gateway untuk memastikan konfigurasi sudah benar

[admin@Waton] > ping 192.168.0.254

192.168.0.254 64 byte ping: ttl=64 time<1>

192.168.0.254 64 byte ping: ttl=64 time<1>

2 packets transmitted, 2 packets received, 0% packet loss

round-trip min/avg/max = 0/0.0/0 ms

[admin@Waton] >

11. Setup DNS pada Mikrotik Routers

[admin@Waton] > ip dns set primary-dns=192.168.0.10 allow-remoterequests=

no

[admin@Waton] > ip dns set secondary-dns=192.168.0.11 allow-remoterequests=

no

12. Melihat konfigurasi DNS

[admin@Waton] > ip dns print

primary-dns: 192.168.0.10

secondary-dns: 192.168.0.11

allow-remote-requests: no

cache-size: 2048KiB

cache-max-ttl: 1w

cache-used: 16KiB

[admin@Waton] >

13. Tes untuk akses domain, misalnya dengan ping nama domain

[admin@Waton] > ping yahoo.com

216.109.112.135 64 byte ping: ttl=48 time=250 ms

10 packets transmitted, 10 packets received, 0% packet loss

round-trip min/avg/max = 571/571.0/571 ms

[admin@Waton] >

Jika sudah berhasil reply berarti seting DNS sudah benar.

14. Setup Masquerading, Jika Mikrotik akan kita pergunakan sebagai gateway server maka agar

client computer pada network dapat terkoneksi ke internet perlu kita masquerading.

[admin@Waton] > ip firewall nat add action=masquerade outinterface=

ether1

chain: srcnat

[admin@Waton] >

15. Melihat konfigurasi Masquerading

[admin@Waton] ip firewall nat print

Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic

0 chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade

[admin@Waton] >

Setelah langkah ini bisa dilakukan pemeriksaan untuk koneksi dari jaringan local. Dan jika

berhasil berarti kita sudah berhasil melakukan instalasi Mikrotik Router sebagai Gateway

server. Setelah terkoneksi dengan jaringan Mikrotik dapat dimanage menggunakan WinBox

yang bisa di download dari Mikrotik.com atau dari server mikrotik kita. Misal Ip address server

mikrotik kita 192.168.0.1, via browser buka http://192.168.0.1 dan download WinBox dari situ.

Jika kita menginginkan client mendapatkan IP address secara otomatis maka perlu kita setup

dhcp server pada Mikrotik. Berikut langkah-langkahnya :

1.Buat IP address pool

/ip pool add name=dhcp-pool ranges=172.16.0.10-172.16.0.20

2. Tambahkan DHCP Network dan gatewaynya yang akan didistribusikan ke client

Pada contoh ini networknya adalah 172.16.0.0/24 dan gatewaynya 172.16.0.1

/ip dhcp-server network add address=172.16.0.0/24 gateway=172.16.0.1

3. Tambahkan DHCP Server ( pada contoh ini dhcp diterapkan pada interface ether2 )

/ip dhcp-server add interface=ether2 address-pool=dhcp-pool

4. Lihat status DHCP server

[admin@Waton] > ip dhcp-server print

Flags: X - disabled, I - invalid

# NAME INTERFACE RELAY ADDRESS-POOL LEASE-TIME ADD-ARP

0 X dhcp1 ether2

Tanda X menyatakan bahwa DHCP server belum enable maka perlu dienablekan terlebih

dahulu pada langkah 5.

5. Jangan Lupa dibuat enable dulu dhcp servernya

/ip dhcp-server enable 0

kemudian cek kembali dhcp-server seperti langkah 4, jika tanda X sudah tidak ada berarti

sudah aktif.

6. Tes Dari client Daftar Pustaka

Artikel

Setting Mikrotik Wireless Bridge

Sering kali, kita ingin menggunakan Mikrotik Wireless untuk solusi point to point dengan mode jaringan bridge (bukan routing). Namun, Mikrotik RouterOS sendiri didesain bekerja dengan sangat baik pada mode routing. Kita perlu melakukan beberapa hal supaya link wireless kita bisa bekerja untuk mode bridge.

Mode bridge memungkinkan network yang satu tergabung dengan network di sisi satunya secara transparan, tanpa perlu melalui routing, sehingga mesin yang ada di network yang satu bisa memiliki IP Address yang berada dalam 1 subnet yang sama dengan sisi lainnya.

Namun, jika jaringan wireless kita sudah cukup besar, mode bridge ini akan membuat traffic wireless meningkat, mengingat akan ada banyak traffic broadcast dari network yang satu ke network lainnya. Untuk jaringan yang sudah cukup besar, saya menyarankan penggunaan mode routing.

Kamis, 07 Mei 2009

Islami Vs Funky

00.11

Islami Vs Funky

Oke sobat, setelah udah pada tahu latar belakang gaya funky,
tentu saja sebagai seorang muslim kita wajib tahu pula pandangan
Islam seputar masalah tersebut. Bukan apa-apa, bahwa sebagai
seorang muslim wajib terikat dengan aturan-aturan Islam. Nggak
boleh sedikit pun perbuatan yang kita lakukan diluar aturan
Islam. Termasuk dalam soal gaya hidup ini. Tingkah laku kita
dalam berpakaian, bergaul, dan berbuat harus selalu disandarkan
pada aturan Islam. Mutlak, lho. Nggak bisa ditawar-tawar lagi.
Seperti sekarang teman-teman remaja lagi kegila-gilaan niru gaya
funky, maka itu harus kita 'tanyakan' kepada Islam, boleh apa
nggak berdandan model gitu?.

Nah, berkaitan dengan gaya funky ini, Islam punya pandangan,
Brur, bahwa budaya tersebut sangat bertentangan dengan aturan
dan hukum-hukum Islam. Gimana nggak, gaya funky yang kerap
diekspresikan lewat dandanan, tingkah laku, dan gaya hidup itu
"nothing" dalam Islam. Tentu itu bila dilihat dari lahirnya
budaya bejat tersebut. Dalam soal berpakaian, Islam sudah
mengatur, bahwa pakaian yang dikenakan tersebut wajib menutup
aurat. Firman Allah SWT yang artinya : "Hai anak Adam, Kami
telah menurunkan kepada kamu pakaian untuk menutup aurat kamu
dan pakaian indah untuk perhiasan." (al-A'raaf: 26).

Tapi bagaimana dengan anak funky?, rambutnya aja kayak sarang
burung walet begitu. Dicat warna-warni, dipermak seperti durian,
atau malah yang lebih serem lagi rambutnya 'disulap' seperti
topi tentara Romawi, tahu kan? Yes, potongannya rada mirip
rambut ala si BA di film The A Team, Lebih jelasnya, bila kamu
pernah lihat film Gladiator, kayaknya bisa kebayang deh
bagaimana 'rupa' topi Romawi itu.

Belum lagi pakaiannya yang amburadul banget, malah dalam keadaan
tertentu ditemukan pula gaya pakaian 'kaum' funky yang sulit
membedakan mana cowok dan mana cewek. Huhui ih, gawat juga ya?
Bingung juga memang, kalo ada anak cowok yang mempermak wajahnya
dengan kosmetik dan lebih mirip anak cewek, lalu aksesoris yang
biasa dikenakan anak cewek seperti anting, eh, dipakai pula oleh
anak cowok, udah gitu rambutnya panjang lagi, kan berabe, iya
nggak? Salah-salah malah ketuker manggil. Padahal, gaya funky
model begini bisa menjerumuskan kepada larangan menyerupai lawan
jenis. Laki-laki terlarang berpenampilan menyerupai anak cewek,
begitupun sebaliknya.

Imam Bukhori meriwayatkan, bahwa Ibnu Abbas r.a. berkata:
"Rasulullah saw. melaknat laki-laki yang berlagak perempuan dan
perempuan yang berlagak laki-laki." Kemudian Abu Dawud
meriwayatkan, bahwa Abu Hurairah r.a. berkata: "Rasulullah saw.
melaknat laki-laki yang meniru (dengan) pakaian perempuan dan
perempuan yang meniru (dengan) pakaian laki-laki." (Riadhus
Shalihin, Jilid I, hlm. 490).

Haruskah, itu dibiarkan?

Yes, pilihan terbaik memang kita harus menjegal atau mencegah
jangan sampai budaya funky itu mengakar dan menjasad dalam gaya
hidup kita. Karena nggak mustahil lambat laun bakal 'mempermak'
kita menjadi berselara Barat dalam bertingkah laku model Barat.
Kalo sampai kejadian, wuah, bahaya besar, Bung!

Ironisnya, kondisi seperti ini memang diperburuk dengan cara
pandang kita yang salah dalam menyikapi trend. Bahwa sesuatu
yang dianggap baru, adalah sebuah trend yang harus kita
dijelajahi. Kita menganggap bahwa kita harus mencobanya, bahkan
bila perlu dan memungkinkan, kita akan menganggap trend tersebut
wajib diamalkan. Itu cara pandang yang salah. Seharusnya, bila
itu menyangkut urusan gaya hidup peradaban tertentu, kita harus
hati-hati dan bijak dalam bersikap. Bahkan wajib menahan diri
untuk tidak latah. Karena siapa tahu memang trend itu justru
menjerumuskan kita kepada kesalahan dan dosa. Ya, kayak kasus
funky itu. Bisa jadi 80 % pelakunya adalah remaja Islam. Apakah
itu akan tetap kita biarkan? Tentu nggak dong sayang. Kita harus
mencegahnya agar tidak menyebar dan meracuni pemikiran dan jiwa
remaja. Karena tingkah laku, sangat berhubungan erat dengan
pemahaman. Bila salah memahami, nggak mungkin tingkah lakunya
benar. Catet, ya!

Yang lebih memprihatinkan, saat ini justru kebanyakan kita diam
melihat kemunkaran yang ada. Lebih gokil lagi, sebagian dari
teman-teman remaja malah larut dalam trend yang sesat dan merasa
enjoy menikmatinya. Wah, benar-benar rusak dong kalo begitu.

Upaya pencegahannya tentu harus menyeluruh. Memang yang pertama
kali harus disamakan adalah persepsi berpikirnya. Yang
menyatakan bahwa trend tersebut memang rusak dan berbahaya. Bila
ini sudah sepakat, maka akan mudah melangkah ke 'pintu'
penyelesaian berikutnya. Tapi bila masih nggak kompak dalam
menilai trend tersebut, rasanya memang sulit untuk bisa dicegah.

Harus kompak, baik individu, masyarakat dan juga penguasa. Dalam
sistem Islam, trend funky ini nggak bakalan menjamur seperti
sekarang ini. Jangankan muncul dan berkembang, baru 'tumbuh' pun
segera akan dipangkas. Itulah 'gaya' Islam dalam menumpas
kemaksiatan. Pokoknya, nggak tangung-tanggung deh. Tentu sikap
Islam seperti ini hanya akan kita dapatkan bila Islam diterapkan
sebagai akidah dan syariat dalam sistem pemerintahan yang
berlandaskan Islam. Bukan yang lain. Jadi, nggak kelas deh
tampil funky.